Pages

Tuesday, October 25, 2011

Home » » Keindahan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS)

Keindahan Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS)


Taman Nasional Danau Sentarum merupakan daerah hamparan banjir yang dikelilingi oleh jajaran pegunungan, yaitu pegunungan lanjak di sebelah utara, pegunungan Muller di timur, dataran tinggi madi di selatan dan pegunungan kelingking di sebelah barat. Taman Nasional Danau Sentarum memiliki luas sekitar 132.000 hektar yang berada di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Tinggi curah hujan dan terletak di tengah-tengah jajaran pegunungan menjadikan kawasan ini sebagai daerah tangkapan air. Pada musim penghujan danau-danau di kawasan danau sentarum ini akan tergenang akibat aliran yang berasal dari bukit-bukit disekitarnya dan luapan sungai kapuas yang masuk di kawasan.

Sekitar 9 hingga 10 bulan dalam setahun kondisi kawasan yang sebagian besar merupakan dataran rendah berupa cekungan akan terendam dengan kedalaman 6 meter hingga 14 meter. Sedangkan pada musim kemarau panjang, sebagian besar danau ini akan mengalami kekeringan berupa alur sungai dan hanya danau permanen yang masih terisi air.

Dikawasan danau sentarum kaya akan jenis tumbuhan, tidak kurang dari 675 jenis dengan 33 jenis diantaranya merupakan jenis endemik dan 10 jenis merupakan jenis baru, sedangkan jenis angkrek di kawasan ini sebanyak 135 jenis.

Unggulan atraksi di kawasan TNDS adalah kegiatan wisata alam berupa temapat-tempat pengamatan satwa dan tumbuhan. Untuk pengamatan satwa liar dihabitat aslinya pengunjung dapat melihat jenis mamalia endemik, seperti bekantan (Nasalis Larvatus), kepah (Prasbytis Melalophos Cruniger), orang utan (Pongo Pygmaeus), ungko tangan hitam (Hylobates Agilis), kelempiau Kalimantan (Hylobates Muelleri), macan Dahan (Neofelis Nebulosa)dan tidak kurang 310 jenis burung dan termasuk jenis burung bangau hutan rawa (Ciconia Sturmi) yang tergolong langka dan beluk ketupa (Ketupa Ketupu), bangau tuntong (Leptoptilus Javanicus)dan jenis rangkong (Bucerotidae) yang dilindungi secara internasional. Keindahan pemandangan alam yang terjadi diantara dua musim yakni musim air pasang dan musim kering adalah merupakan fenomena alam yang menarik untuk dieksplorasi oleh para pengunjung.
Sumber : WWF Kalbar